Majalahglobal.com, SURABAYA –
Pada 1 Maret 2021 FRONTAL (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) telah mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Jawa Timur perihal permohonan bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) untuk periode tahun 2021.
Humas Frontal David Walalangi mengatakan, kami telah mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Jawa Timur perihal permohonan bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) untuk periode tahun 2021 dengan tembusan Dinas Sosial Jatim, Dinas Perhubungan Jatim, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, serta Walikota Surabaya.
“Namun dari tanggal 1 Maret 2021 hingga sekarang tak ada kabar dan berita sama sekali atas surat yang telah dilayangkan membuat FRONTAL gelisah karena PPKM yang berjilid sangat memukul pendapatan Driver Online Jawa Timur,” ujar David Walalangi Sekjen DPP HIPDA yang ditugaskan menjadi Humas FRONTAL jilid 3, Rabu (24/3/2021).
Lebih lanjut dikatakannya, FRONTAL jilid III yang bakal kami gelar pada tanggal 6 April 2021 merupakan koalisi terbesar di Jawa Timur yang terbentuk dari Organisasi HIPDA, PAS Jatim, ORASKI Jatim, PDOI Jatim, ADO Jatim dan Bamboe Runcing Bersatu serta Driver Online R2 & R4 individu,
Sejak aksi FRONTAL jilid pertama tahun 2019 dan jilid kedua tahun 2020.
“Saat itu FRONTAL berhasil menghijaukan Kota Surabaya karena hanya FRONTAL yang berhasil menggabungkan aksi R2 & R4 se Jawa Timur. Dan tiap aksi FRONTAL pasti ada hasil untuk Driver Online R2 & R4 di Jawa Timur. Saat ini kami menuntut Oknum debt colector external yang masih melakukan penarikan paksa, permintaan BBM bersubsidi dan meminta revisi potongan 20% yang dikenakan saat driver menerima order. Tiap perusahaan memiliki dana CSR yang dapat dialokasikan untuk Mitra nya dibanding melakukan alokasi tak jelas dimasa Pandemi ini,” tutupnya. (jay/ric)
