mahkota555

6 Syarat Berhasil dalam Menuntut Ilmu, Simak Penjelasannya

6 Syarat Berhasil dalam Menuntut Ilmu, Simak Penjelasannya
6 Syarat Berhasil dalam Menuntut Ilmu, Simak Penjelasannya

Majalahglobal.com, ARTIKEL –
Kejelasan sesorang yang semangat dalam mencari ilmu dengan mengikuti bimbingan gurunya, itu membuuatnya tidak akan terpisah dari penjagaan ilmu tersebut.
Dan ketika ilmu yang menjadi penjaga itu sudah terwujud pada seseorang, maka dia tidak akan mungkin menyiakan waktunya untuk perkara mubadzir.

Sesuai dengan keterangan Kitab Alala yang menerangkan syarat syarat berhasilnya ilmu.
اَلاَ لاَتَنَالُ الْعِلْمَ اِلاَّ بِسِتَّةٍ # سَأُنْبِيْكَ عَنْ مَجْمُوْعِهَا بِبَيَانٍ
ذُكَاءٍ وَحِرْصٍ وَاصْطِبَارٍوَبُلْغَةٍ # وَاِرْشَادُ اُسْتَاذٍ وَطُوْلِ زَمَانٍ
Ingatlah….. tidak akan kalian mendapatkan ilmu yang manfaat kecuali dengan 6[enam] syarat, yaitu : cerdas, semangat, sabar, ada bekal, petunjuk guru yang mengeri dan waktu yang lama.

Dan akan terasa menyakitkan bagi orang yang mendapatkan penjelasan dari guru jika ia merasa sombong dalam langkahnya, sehingga cenderung mengabaikan guru tersebut.
Sehingga jika seseorang menjauhi orang alim (guru), maka akan menimbulkan kerusakan dalam hidupnya karena ia tidak mempunyai dasar untuk bertindak. Tetapi bila seseorang mampu menghindar dari orang yang suka menunda perbuatan baik, maka ia akan cepat menuju ketaatan dalam ibadahnya.

Sesungguhnya pada seseorang yang suka meninggalkan kewajiban, maka baginya akan ada hukuman, kecuali bila darurat dan dalam keterpaksaan. Yang keterpaksaan tersebut akibat tekanan penguasa lalim, yang perbuatannya tidak mengindahkan hukum syariat dengan memanfaatkan kesulitan dan tidak mau menolong rakyatnya.

Untuk itu Kyai Mushonnif selalu membimbing semuanya pada jalan kebenaran, supaya langkah kita tidak terpeleset dan tidak ragu dalam beramal. Serta jangan sampai mendekat kepada seorang pembual yang pekerjaaanya menghabiskan waktunya untuk perkara yang tidak baik.

Semoga kita termasuk golongan orang orang yang semangat dalam mencari ilmu, agar senantiasa dalam nelangkah bisa konsisten pada jalan kebenaran. Dan salah satu nikmat terbesar adalah adanya kemauan (semangat) baik dalam bab ilmu, maupun bab kebaikan lainnya. Karena dengan semangat tersebut merupakan bahan bakar bagi seseorang untuk mulai melangkah menuju ketaatan dan berbuat kemanfaatan untuk sesama. Amin.

Sumber Kitab Balaghoh PonPes Khomsani Nur. (atz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *