Mojokerto – majalahglobal.com : Pada hari ini, Selasa 5 Januari 2021, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra mengunjungi Warga Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto yang terkena musibah banjir.
Gus Barra dalam sesi wawancara mengatakan, hari ini kami telah melakukan kunjungan dan kami telah menyerap aspirasi terkait permasalahan banjir yang ada di Desa Tempuran ini. Dan kami sudah berbincang-bincang dengan Kepala Desa, Camat dan Kepala Dinas PUPR untuk mengatasi permasalahan banjir ini.
“Permasalahannya cuma dua. Pertama, penanggulan di sebelah barat itu harus disempurnakan. Terus yang kedua, permasalahan sampah. Jadi kita semua harus sadar lingkungan agar kemudian sampah ini tidak menumpuk. Kalau sampah ini menumpuk, masyarakat juga akan terkena dampaknya dan kedepannnya permasalahan itu akan cepat terselesaikan,” ujar Gus Barra.
Masih kata Gus Barra, berikutnya saya melakukan kunjungan ini untuk menyampaikan bantuan beras 2500 Kg, Indomie sebanyak 100 kardus, terus ada uang juga untuk mereka yang terdampak.
“Terus salam juga dari Bu Ikfina. Beliau tidak bisa hadir, karena beliau kondisinya sedang sskit. Jadi saya diberikan amanah untuk menyampaikan hal itu kepada masyarakat dan juga pada wartawan,” terang Gus Barra yang merupakan putra pertama dari pengasuh Ponpes Amanatul Ummah.
Lebih lanjut, Gus Barra juga mengatakan, solusi yang kami tawarkan adalah penanggulan di sebelah barat harus segera selesai. Insha Allah dengan hal itu, ini semua bisa teratasi. Terus yang kedua, ada penumpukan sampah di pintu penyaring sipon sehingga itu yang membuat ini banjir. Yang ketiga, soal jembatan. Permasalahannya bukan jembatannya, tapi permasalahannya ada dibangunan jembatannya.
“Jadi dibawah jembatan itu ada beton. Jadi ketika ada sampah lewat, sampah ini tidak bisa mengalir. Tersumbat dibetonnya jembatan itu. Jadi, untuk solusinya sebenarnya ya jembatan ini dibangun kembali tanpa ada beton sehingga ketika ada sampah tidak menimbulkan penyumbatan. Untuk realisasinya pembiayaan tahun 2022 ya. Tapi di tahun 2021 ini sudah ada pembicaraan kata Pak Kades tadi,” tutup Gus Barra. (jay)
