MALANG,- Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Malang atau Unisma
mendapat pembekalan tentang pemahaman wawasan Nusantara melalui
pemaknaan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa yang diberikan langsung
oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe, P.B.
Menurut Pangdam, wawasan nusantara merupakan cara pandang dan sikap
bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan dengan mengutamakan azas
Persatuan dan Kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam mencapai suatu tujuan
nasional.
“Pada 20 Mei 1928, para pemuda Indonesia memiliki gagasan untuk
bersikap nasional. Saat itu dikenal kebangkitan nasional dan tercetuslah
melalui Sumpah Pemuda,” ujar Pangdam di hadapan ribuan mahasiswa baru
Unisma. Senin, 2 September 2019.
Sumpah Pemuda, kata Mayjen TNI Wisnoe, saat itu lebih terorganisir.
Bahkan, kala itu, para penjajah pun kewalahan mengalami perlawanan
nasional yang mayoritas dilakukan oleh para pemuda.
“Pada tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaan.
Kemerdekaan, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah
Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,
ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian
abadi, keadilan sosial hingga peran pemuda yaitu SDM unggul Indonesia
maju,” terangnya.
Penyampaian wawasan kebangsaan yang dilakukan oleh Perwira Tinggi
kelahiran Kota Surabaya saat ini, dinilai sangat penting untuk
dilakukan. Pasalnya, melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa diharapkan
bisa menjadi ujung tombak persatuan dan kesatuan.
Selain berfoto bersama dengan para mahasiwa baru Unisma, acara tersebut
pun dilanjutkan dengan adanya penukaran cindera mata yang dilakukan oleh
Pangdam dengan pihak Rektorat. (Jayak)
