Mojokerto – majalahglobal.com :
Kegiatan Koordinasi Komisi IV DPRD Kab. Mojokerto ke DPRD Kab. Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta digelar pada Hari Jum’at, Tanggal 5 Juli 2019, Pukul 09.00 WIB.
Kunjungan kali ini terkait dengan Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kab. Mojokerto (Bapak Ainjr Rosyid, S.I.P., M.E.) dari Fraksi PPP Bertempat di ruang kantor penerimaan tamu Komisi IV DPRD Kab. Bantul Diterima langsung oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kab. Bantul, H. Supriyono, M.Si. dari Fraksi Nasional Bintang Demokrat.
“Sistem pelayanan kesehatan masyarakat berbasis kompetensi sudah diatur dalam peraturan Gubernur dan harus berbasis berat dan ringannya penyakit serta kompetensi rumah sakit dalam menanganinya bukan hanya berbasis kelas rumah sakit saja,” jelas H. Supriyono, M.Si dari Fraksi Nasional Bintang Demokrat.
Lebih lanjut, H. Supriyono, M.Si dari Fraksi Nasional Bintang Demokrat juga mengatakan jika permasalahan sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang kedua adalah aplikasi sistem rujukan online BPJS yang belum tersosialisasikan secara luas sehingga masih banyak persoalan-persoalan dalam impelementasinya dilapangan.
“Kami berharap sistem rujukan online BPJS tersebut benar-benar dalam ujicoba dan perlu adanya evaluasi sebelum dibuatkan peraturan pelaksanaannya. Sistem rujukan berkembang pelayanan kesehatan sudah lama diatur dan pihaknya sudah berupaya mengintegrasikan aturan rujukan tersebut kepada semua rumah sakit yg akan diketahui kemampuan pelayanan dan fasilitasnya terhadap masyarakat. Sistem rujukan online diterapkan dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat disemua rumah sakit, kendati demikian sistem rujukan berjenjang tersebut juga tidak diberlakukan untuk semua pasien dikarenakan pada kasus tertentu pasien tidak bisa dilayani dirumah sakit tipe C dan D, sehingga harus melalui rumah sakit tipe B langsung, seperti Kusta, kemoterapi, tuberkulosis, dan cuci darah. Permasalahan sistem rujukan berjenjang online ini diakui masih dalam tahap ujicoba dan akan melihat berbagai persoalan yg terjadi selama masa ujicoba ini,” tutupnya. (Jayak/adv)











