HOME // Berita Malang // Uncategorized

Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0, GMNI UM Terus Cetak Kader Marhaenis

   Pada: Januari 29, 2019

MALANG – majalahglobal.com : Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) di Nanda Homestay, Oro-Oro Ombo, Batu. Bertemakan “Membentuk Karakter Kader-Kader GMNI untuk Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0”, kegiatan KTD ini berlangsung pada Jum’at-Minggu, 25-27 Januari 2019.

,

“Kegiatan KTD ini secara umum merupakan agenda rutin kepengurusan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota-anggota GMNI pasca Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB). Melalui kegiatan KTD peserta dapat belajar berdialektika dan memahami kondisi masyarakat secara kritis. Terlebih untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 kita membutuhkan kader-kader kuat secara ideologis, sadar dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Yogi Maulana selaku ketua pelaksana kegiatan.

Selain itu, Yogi Maulana juga menyatakan bahwa kegiatan KTD ini  dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dalam perkembangan sejarah GMNI Universitas Negeri Malang. “Sesuai dengan materi yang akan dipelajari oleh peserta KTD seperti, dekolonisasi alam pikir,  metode berpikir Marhaenisme, Nasionalisme Indonesia, konstelasi politik nasional, filsafat Pancasila, analisis sosial, manajemen masa, dan teknik persidangan, kami melibatkan 10 narasumber. Narasumber tersebut merupakan senior-senior GMNI yang berasal dari berbagai kalangan di antaranya ialah, akademisi,  praktisi, dan politisi.”

Ferian Erlangga Ketua GMNI Komisariat Universitas Negeri Malang menuturkan bahwa kegiatan KTD kali ini dihadiri oleh 25 peserta dari berbagai fakultas dan jurusan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh DPC GMNI Malang, DPK GMNI Wisnuwardhana, DPK GMNI Kanjuruhan, dan DPK GMNI Unitri.

“Dengan adanya kegiatan KTD dapat menjadi jembatan silahturahmi untuk memperkuat relasi GMNI Universitas Negeri Malang dengan berbagai komisariat agar pergerakan semakin dinamis”Ujarnya. (Lilya Windi Pramesti)





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.