BANYUWANGI – majalahglobal.com : Sangat tingginya tingkat okupansi pesawat Nam Air yang melayani jasa penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi PP, tak banyak berimbas pada maskapai lain yang juga beroperasi di Bandara Blimbingsari Banyuwangi.
Ya, selain Nam Air, ada dua maskapai lain yang membuka penerbangan komersial di Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Dua Maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Wings Air. Bedanya, Garuda dan Wings Air hanya melayani jasa angkutan udara rute Surabaya-Banyuwangi PP.
Manager Station and Service Garuda Indonesia Cabang Banyuwangi, Yudi Purwanto, mengatakan pada awal beroperasinya pesawat rute Banyuwangi-Jakarta PP, okupansi pesawat Garuda Indonesia sempat sedikit mengalami penurunan. Namun kini, tingkat keterisian pesawat Garuda sudah kembali normal. Menurut Yudi, seat load factor (SLF) pesawat Garuda Indonesia yang melayani penerbangan dari dan menuju Banyuwangi kini kembali normal di kisaran 70 sampai 75 persen.
Bahkan pada peak season, baik diakhir pekan atau hari libur, okupansi pesawat jenis ATR 72-600 yang digunakan untuk menerbangi langit Banyuwangi itu mencapai 85 sampai 95 persen. Langsung Jakarta-Banyuwangi PP seperti halnya yang dilakukan Nam Air.
Sebab, pasar jasa penerbangan udara di Banyuwangi terus tumbuh seiring perkembangan perekonomian masyarakat Bumi Blambangan. “Perkembangan perekonomian itu berpengaruh pada peningkatan market jasa penerbangan,” paparnya.
Yudi menambahkan Garuda berencana membuka layanan penerbangan langsung alias directg flight rute Jakarta-Banyuwangi PP. “Garuda ingin mengambil peluang market yang semakin berkembang di Banyuwangi tersebut,” imbuhnya selasa (18/07).
Namun sayang, Yudi belum membocorkan sejauh mana tahap persiapan yang dilakukan Garuda Indonesia untuk mengoperasikan pesawat rute Jakarta-Banyuwangi. Dia mengaku belum mendapat report dari pihak Garuda Indonesia di Jakarta terkait persiapan tersebut. (Andi)











